Arogan, Kades Tunas Baru Pecat Bawahannya Secara SePihak

0
2039

Jambinow.com,Muaro Jambi- Desi salah seorang Perangkat Desa Tunas Baru Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi, Merasa dirinya di paksa oleh Oknum Kepala Desa untuk mengundurkan diri dari jabatannya sekarang sebagai Kaur Umum, dengan alasan atas dasar keinginan masyarakat. Sabtu (20/6/20).

Oknum Kepala Desa Tunas Baru Diduga memaksa perangkat desanya yang sudah bekerja selama 4 tahun untuk mengundurkan diri dari Jabatanya sekarang dengan alasan keinginan masyarakat untuk memberhentikan Desi

Desi juga mengatakan perihal pengunduran dirinya atas dasar di paksaan oleh oknum kepala desa tunas baru pada saat melaksanakan kewajibanya di kantor Desa, atas dasar surat yang di di tandatangani oleh masyrakat adalah surat kritikan dan masukan kepada desa bukan surat permintaan pemberhentian perangkat desa

“Sayo di minta oleh datok kades untuk tanda tanggan surat pengunduran diri, awalnya sayo di minta untuk membuat surat tapi sayo sebut, sayo dak biso buat surat, dan teryata Suratnya sudah di siapkan oleh datok.” Papar Desi.

Desi mengaku di minta menanda tanggani surat pengunduran diri oleh Oknum Kepala desa dengan menyodorkan surat yang telah di siapkan oleh kepala desa itu sendiri.

“Surat pengunduran diri ini sudah di tunggu orang kecamatan di simpang tunas Baru, pokok e tando tangan”, Desi menggulangi ucapan Kepala Desa

Desi mengungkapkan jika sebelum dirinya juga ada 5 orang perangkat desa yang sudah di ajukan oleh kades ke kecamatan untuk di berhentikannya.

“Sebelumnya Datok jugo sudah pernah mengajukan surat pemberhentian kami berlima ke Camat Sekernan, tapi di tolak Camat Sekernan dan camat juga sudah mengeluarkan surat rekomendasi penolakan pemecatan.” ungkap desi

Namun ketika dikonfirmasi Rizal, S. Kepala desa kepada jambinow.com mengatakan, jika pemberhentian salah satu perangkatnya itu Atas dasar surat pengunduran diri yang di buat oleh perangkat desa itu sendiri dan juga berdasarkan keinginan masyarakat yang meminta dengan surat yang di tandatangani oleh masyarak banyak.

“Saya tidak berani memecat secara sepihak, saya memakai aturan ini surat pengunduran dirinya,” Jelas Rizal,S.sambil menunjukkan surat pengunduran diri Desi yang di tanda tangani di atas materai 6000.

“Memang ada dari camat membalas surat rekomendasi penolakan pemecatan dan pihak camat menyarankan agar masalah ini di musyawarahkan, dengan semua jajaran pemdes namun belum sempat di laksanakan Desi sudah mengundurkan Diri.” Ujar Rizal,S.

Hingga berita ini di terbitkan pihak kecamatan sekernan belum berhasil di komfirmasi terkait apakah surat pengunduran diri ini sudah di terima oleh pihak kecamatan dari kades desa Tunas Baru.(Wahid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here