Kegiatan Lotte Mart meresahkan Warga Sekitar, DPRD Panggil Empat Kadis

0
715

Jambinow.com- Menindak lanjuti surat aduan masyarakat kepada ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi terkait dengan adanya permasalahan yang timbul akibat adanya kegiatan rencana pembangunan toko swalayan, perkulakan “LOTTE GROSIR”di atas tanah lahan seluas 1,68 hektar.

Aktivitas pemanfaatan ruang Oleh PT Lotte Shopping Indonesia. di perbatasan antara kabupaten Muaro Jambi dan kota Jambi yang lokasi tepatnya di desa mendalo, kecamatan Jaluko DPRD Melalu komisi III panggil Empat kepala dinas Selasa yakni kadis PUPR, PERKIM,BLHD,dan PTSP, Selasa (27/720)

Adapun Komisi III DPRD melalui Ade Erma Suryani, ST. meminta kejelasan kepada instansi terkait penerbitan perizinan diantaranya beberapa poin dalam surat aduan masyarakat Rt.01 desa Mendalo ini diantaranya, masyarakat merasa jika aktifitas di lokasi rencana pembangunan “LOTTE MART” tersebut tidak adanya sosialisasi dengan masyarakat.

Kemudian Bontet juga Anggota Dewan Komisi III mempertanyakan instansi yang bertanggung jawab atas dampak dari kegiatan pembangunan tersebut. yang telah menimbun, memindahkan atau mengalihkan aliran sungai atau parit yang sudah ada sebelumnya, hingga mengakibatkan banjir bagi pemukiman warga sekitar ketika musim hujan tiba.

Pertanyaan anggota Dewan di Jawab dengan tegas oleh Firmansyah Ia mengatakan,pada awalnya BLHD tidak mengetahui bahwa kegiatan ini tidak mengantongi izin RT RW, barulah setelah adanya laporan akan adanya pembangunan LOTTE MART,

Kemudian barulah LH turun ke lokasi untuk investasi.dan setelah itu Firman mengatakan di lokasi ada kegiatan dan LH kemudian menyurati agar kegiatan tersebut di hentikan,

Namun ternyata yang melakukan penimbunan dari pihak penjual tanah (Idrus) bukan dari PT Lotte shopping Indonesia dan terkait perizinan, Firman mengatakan jika yang mengeluarkan izin bukan BLHD akan tetapi PTSP lah yang memberikan izin, BLHD hanya merekomendasi.

Dan yang jadi permasalahan bagi Masyarakat sekitar di sampaikan oleh Usman Khalik ketua Komisi III adalah dewan meminta LH meninjau kembali dampak dari penimbunan kolam itu adalah volume debit air, dan Firman mengatakan yang mengatur debit Air,ataupun Drainase adalah dinas PUPR.

“BLHD hanya merekomendasi, dan LH hanya berperan ketika apabila suatu kegiatan itu menurunkan kwalitas Tanah, kwalitas Air dan kwalitas Udara maka LH wajib mengambil tindakan. “Tegas Firmansyah.

Menanggapi itu Yultasmi kadis PUPR mengatakan PU Kapasitasnya bukan memberikan ijin hanya ketika di perlukan rekomendasi penataan ruang, dan meskipun PU tidak mengeluarkan rekomendasi PTSP Tetap bisa mengeluarkan

Sementara itu Fauzi Darwas kadis PTSP dalam rapat itu mengatakan jika aktivitas penimbunan itu PT Lotte shopping Indonesia belum melakukan apa-apa.yang melakukan kegiatan adalah pemilik tanah.mengikuti sesuai perjanjian jual beli dengan pihak pengembang.

Dan PTSP terkait permasalahan ini merujuk kepada payung hukum yang jelas yakni berdasarkan permendagri 138 2017 ayat 9.

“Dalam penyelenggaraan pelayanan Perizinan dan Nonperizinan, PTSP bertanggung jawab secara
administratif, sedangkan tanggung jawab teknis berada pada perangkat daerah terkait. kemudian Pengawasan dan evaluasi setelah terbitnya Perizinan dan Nonperizinan dilakukan dan menjadi tanggung jawab
perangkat daerah terkait, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Jelas Fauzi Darwas Kadis PTSP.

Dalam pertemuan itu komisi III merasa tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan dari jawaban oleh masing-masing instansi dari masing masing Kepala dinas yang saling lempar dan terkesan tidak mau bertanggung jawab bahkan mereka membacakan undang-undang dan peraturan yang membela.kepentingan sendiri masing-masing.

“Permasalahan ini harus kita cek kelapangan jika tidak sesuai dengan perizinan maka kita stop aktifitasnya, kita tidak menghalangi investasi dari luar, jika membawa dampak yang tidak baik bagi lingkungan dan warga terpaksa kita ambil tindakan tegas,”Tegas Bontet anggota DPRD Muarojambi Dapil Jaluko.(Wahid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here