Lima Pelaku Pembacokan Siswa SMA Diamankan Polresta Jambi

0
288

Jambinow.com – Penganiayaan berat yang dilakukan oleh sekelompok pemuda dengan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia dan satu orangnya harus dirawat di rumah sakit umum Raden mattaher pada senin 29/3 pukul 19.00 wib.

SR (18) dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat selama tiga hari di Rumah Sakit Raden Mattaher, sementara DL (17) mengalami luka dibagian punggung.

Kapolresta jambi Kombes (pol) Dover Christian di dampingi Wakapolres AKBP Ruli Andi Yunianto SIK, mengatakan bahwa kejadian diawali saat turnamen futsal di kota baru, dimana terjadi kericuhan Antara suporter dan pemain futsal antara SMA 7 dan SMA Muhammadiyah.

“Suporter SMA Muhammadiyah bukan merupakan pelajar Muhammadiyah melainkan pelajar SMA 12 , SMA 4 dan SMA 5,” kata Kapolresta Jambi.

Kapolresta Jambi menyebutkan kronologis kejadian bermula tersangka MZ (16) mengajak tersangka lainnya yaitu AZ (19) yang merupakan tersangka utama,MA (16), FR(19), RK (16) ,MY (16) untuk berkumpul di lorong Arizona tepatnya di SMP 8, tujuannya untuk mengambil senjata tajam dari rumah tersangka MA untuk menyerang kelompok SMA 7.

Dikatakannya sekitar pukul 18.30 wib kelompok SMA 7 melewati lorong Arizona untuk pulang ke rumahnya melihat kelompok SMA 7 para tersangka langsung mengejar rombongan itu.

Terjadi pertengkaran antara kedua kelompok itu dan salah seorang tersungkur ke aspal

kelompok SMA 7 AZ langsung lepaskan Parang tersebut ke punggung korban DL , melihat korban DL terluka korban SR langsung menghentikan motor dan korban DL menyelamatkan diri saat korban SR mau menyelamatkan diri juga Tersangka AZ langsung Cepat menebaskan Parang ke kepala SR hingga menyebabkan luka yang serius dibagian kepala.
Melihat korban tersungkur jatuh para tersangka melarikan diri dan membuang barang bukti.

“lima pelaku berhasil diamankan sementara satunya MY masih DPO. AZ dan FR ditangkap di Sumatra Selatan dan tebo, RK diserahkan sendiri oleh orang tuanya sementara MZ dan MA ditangkap dirumahnya masing-masing,”katanya.(feri)