Terkait Banyak Temuan Proyek Infrastruktur Oleh BPK RI di Bidang Binamarga, LSM Bidik Minta KPK Audit PUPR Muarojambi

0
665

Jambinow.com – Achmadi ketua LSM Bidik meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaudit pekerjaan proyek infrastruktur di Dinas PUPR terkait adanya temuan BPK RI kerugian negara atas proyek-proyek infrastruktur di kabupaten Muaro jambi TA 2020 di era kabid Bina Marga Dinas PUPR Muaro jambi M.Taufik hidayat, banyak proyek yang terkesan asal jadi dan menjadi temuan BPKRI.(3/5/21).

“saat itu, Dia masih menjabat sebagai Kabid Bina Marga proyek PUPR banyak temuan BPK-RI dimana saat ini M Taufik di angkat Bupati menjadi kepala Bappeda, dimana salah satu tupoksinya Bappeda ialah Merumuskan kebijakan teknis di bidang Perencanaan Pembangunan daerah, serta Mengevaluasi pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah. jadi wajar jika kita meragukan kinerjanya,”kata Achmadi.

Disebutkan ahmadi, kami menuntut kinerja M Taufik selaku kepala Bappeda Muaro jambi saat ini, pasalnya sewaktu di dinas PUPR saja setidaknya tercatat beberapa proyek infrastruktur yang digenjot pemerintah daerah Muaro jambi tahun anggaran 2020 lalu banyak yang terkesan asal jadi dan sedikitnya ada 11 item pekerjaan di PUPR TA 2020 yang jadi temuan BPKRI namun hingga kini tindak lanjutnya tidak jelas.

“Beberapa di antaranya pembangunan proyek jalan yang di bawah pengawasan langsung M.Taufik selaku kepala bidang Bina Marga Dinas PUPR kala itu.”Jelasnya.

Seperti bidang bina marga dinas PUPR muaro jambi.ada pekerjaan peningkatan jalan dan jembatan penghubung antara kabupaten Muaro jambi dengan Provinsi jambi wilayah II yang berlokasi di desa Lopak Alai kecamatan Kumpeh Ulu antara Simpang Marene Kota Jambi.

“Mirisnya saat itu saja kurang dari 4 bulan sudah mengalami kerusakan parah saat itu terlihat dilokasi Jalan Sudah Retak.” Sebut Achmadi.

Diketahui seperti yang tertera pada papan merek pekerjaan ini dikerjakan melalui Bidang Bina Marga PUPR Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang kabupaten Muaro Jambi dengan nomor kontrak: 640/44/KNT/BM-DPUPR/2020.dengan anggaran RP.6.499.936.000.00 bersumber dana dari APBD kabupaten muaro jambi TA 2020.

Lebih lanjut kepada jambinow.com Achmadi mengungkapkan kekecewaannya kepada pihak pelaksana, yakni PT EKA PANCHA SEJATI terkesan asal-asalan dalam melaksanakan pekerjaan ini,dan ia juga sangat menyayangkan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Muaro jambi sebagai pemegang kontrak tidak bekerja secara profesional.

“Pekerjaan itu baru seumur jagung tapi kita lihat dilokasi Jalan sudah Retak, selaku Kontrol sosial saya kecewa dengan dinas PUPR, kususnya bidang Bina Marga yang semestinya lebih mengutamakan Kwalitas malah sebaliknya. Mungkin ingin untung besar proyek dikerjakan Asal Jadi.” Ungkap Achmadi.

Lebih lanjut Ketua LSM Bidik menambahkan pekerjaan satu item itu saja ada banyak kejanggalan dalam pekerjaan proyek tersebut seperti contoh kecil di papan merk saja tidak di cantumkan Volume pekerjaan. dan anehnya lagi pekerjaan itu tidak termasuk dari 11 item pekerjaan yang menjadi temuan BPKRI cabang jambi.

“Sudah jelas-jelas pekerjaannya asal jadi, kami dari LSM Bidik dalam Waktu dekat berencana akan layangkan surat ke KPK agar segera mengaudit semua pekerjaan infrastruktur di Muaro Jambi TA 2020, dan jika laporan kami tidak di tanggapi maka kami akan demo besar-besaran.” tambah Achmadi.

Hingga berita ini di terbitkan mantan Kabid Bina marga Dinas PUPR muaro jambi yang saat ini menjadi pemenang lelang sebagai Kepala dinas BAPEDA Muaro jambi belum bisa di mintai keterangan pasalnya tidak dapat di temui, Nomor HP dan WhatsApp nya tidak bisa dihubungi. semua panggilan di alihkan terkesan menghindari awak media.

(Wahid).


Warning: A non-numeric value encountered in /home/u127578583/domains/jambinow.com/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1009