Fahrul Rozi : Bawaslu dan KPU Jambi Sudah Jalankan Amar Putusan MK dengan Baik

0
177

Jambinow.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi Fachrul Rozi menegaskan, secara umum pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang Gubernur Jambi pada Kamis 27 Mei 2021 berjalan aman, damai, dan kondusif.

KPU dan Bawaslu, kata Fahrul Rozi yang biasa disapa Paul ini, juga telah menindaklanjuti apa yang menjadi keputusan Mahkamah Konstitusi, terkait PSU di Jambi.

“Khususnya Bawaslu yang melakukan pengawasan dengan turun langsung ke lapangan, termasuk mencermati dan memverifikasi data pemilih,” ujar Paul, Sabtu 29 Mei 2021.

Apakah ada temuan pelanggaran? Diakui Paul memang ada. Namun secara umum telah dan dapat diselesaikan secara langsung, termasuk di pelanggaran di lapangan pada hari pencoblosan.

“Seperti pelanggaran prokes,TPS yang tidak menempelkan DPT pada papan pengumuman, pemilih TMS tidak dilakukan penandaan. Kepada petugas kami beri tahu lagi, agar tertib dan sesuai prokes,” ujar Paul.

Semua itu, kata dia, bagian dari pencegahan yang dilakukan Bawaslu. Karena tidak serta merta seluruh pelanggaran ditindak.

Dalam pencermatan DPT yang mereka lakukan bersama KPU sebelum pencoblosan, kata Paul, memang ditemukan sekitar 600 pemilih yang tidak memenuhi syarat ( TMS).

“Pemilih tersebut terdapat di dalam 88 TPS yang akan PSU kemarin itu. Dan mereka telah kita “TMS kan,” katanya.

Jika ada kejadian kejadian di lapangan pada hari pencoblosan, lanjut Paul, bukan termasuk kejadian dalam skop khusus. Artinya, kejadian yang tidak berpengaruh secara langsung kepada proses pemilihan.

“Dan secara umum, saat pleno di kecamatan, sesuai laporan yang kami terima, seluruh saksi menandatangani hasilnya. Itu bukti pelaksanaan ini berjalan aman dan kondusif dan telah sesuai amar putusan MK,” terangnya.

Kondisi ini, lanjut Paul lagi, tak lepas dari kerja bersama seluruh elemen, termasuk aparat kepolisian serta TNI di daerah ini.

“Dan kita wajib berterima kasih kepada seluruh pihak, termasuk TNI-POLRI yang berperan besar juga dalam pelaksanaan PSU ini,” pungkas Paul.(***)