Gebrakan Lurah Jambi kecil, Cagar Budaya Dijadikan Wisata Religius

0
772

Jambinow.com – Jejak sejarah area pemakaman yang terletak di Rt 08 seberang sungai kelurahan Jambi kecil kecamatan marosebo kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi belum banyak diketahui masyarakat luas. untuk itu area cagar budaya ini direncanakan akan di usulkan oleh pemerintah kelurahan ke pemerintah kabupaten,Provinsi bahkan ke pemerintah pusat untuk dijadikan tempat wisata sejarah religius, hal ini dikatakan Arman Bunadi,SH. lurah Jambi kecil saat ditemui di ruangan kerjanya.(4/7/21).

“Sebelumnya pemerintah daerah sudah membangun jalan setapak menuju area pemakaman ini, area ini di sebut warga kami area pemakaman raja yang erat kaitannya dengan sejarah di provinsi Jambi namun belum banyak yang mengetahuinya.dan Insya Allah kedepan kita akan berupaya angkat budaya ini ke kancah Nasioanl karena Sejarah amatlah penting untuk di ketahui oleh generasi selanjutnya. “Ungkap Lurah.

Lebih lanjut Pria yang akrab di sapa Arman ini mengatakan, pemerintah kelurahan merencanakan untuk membersihkan aliran sungai secara bertahap yang terbentang di pinggiran area pemakaman di kelurahannya, salah satu upaya dengan mengajukan program Normalisasi ke jenjang pemerintah yang lebih tinggi.

Dengan begitu sungai yang terbentang panjang hingga ke situs cagar budaya candi muaro jambi ini dapat diketahui masyarakat luas jika dahulu kala sungai ini juga merupakan akses transportasi satu-satunya bagi masyarakat jaman dahulu.

“Langkah awal kita akan ajukan Normalisasi sepanjang lebih kurang 12 km. seperti sebelumnya yang telah di lakukan pemda muaro jambi di sepanjang aliran sungai desa baru (desa tetangga) menuju ke area cagar budaya situs percandian muaro jambi, saat ini kita sudah dapat lihat sungai di desa baru, setelah di Normalisasi jadi nampak ada sungai sangat indah dan bersih.” Ungkapnya.

lanjutnya lagi, jika bicara soal area pemakaman Raja di kelurahan jambi kecil ini, jelas sekali nampak banyak jejak-jejak sejarah yang masih nampak.namun juga tidak sedikit yang tergerus perubahan alam,

Dan oleh sebab itu kedepannya situs budaya itu diharapkan akan tetap dilestarikan, namun hal ini tak terlepas dari dukungan semua pihak, yang terutama pemerintah Pusat dan restu pemerintah daerah, juga dukungan warga muaro jambi khususnya dukungan dari warga kelurahan jambi kecil yang paling utama.

“Tidak hanya wisata religi juga diharapkan dapat menjadi wisata air pertama di muaro jambi, setelah Normalisasi di aliran sungai nantinya selesai, diharapkan sungai yang bersih bisa di jadikan wisata Perahu bahkan Speed Boat bagi masyarakat yang ingin merasakan pantasi perjalanan ke area situs budaya percandian muaro jambi.” Harapnya.

(Wahid).