Lama Nunggu Perhatian Pemkab Tak Kunjung Datang, Akhirnya Warga Empat Desa di Bahar Perbaiki Jalan Poros

0
665

Jambinow.com- Puluhan warga gabungan dari Empat desa tepatnya Warga unit 2,3,5 dan 8. Sungai Bahar dipimpin langsung oleh kades unit 4 dan kades unit 8 Minggu (29/8) sudah melaksanakan giat gotong royong memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak parah, hal ini dikatakan Mabruri Darajad Aktivis asal unit 2 kecamatan Sungai bahar .(31/8/21).

Di ambilnya Inisiatif gorong royong tersebut akibat dari rasa kecewa mereka terhadap pemkab Muaro jambi yang mereka nilai tidak memperhatikan kondisi jalan mereka yang sudah lama rusak parah.

“Sudah lama kita mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah seperti itu. kedalaman lobang di jalan itu mencapai satu meter jadi tidak bisa dilewati terlebih jika musim hujan tiba sudah bukan seperti jalan lagi, sudah berubah seperti kolam ikan” Sebut Mabruri.

Lebih lanjut Aktivis asal Sungai Bahar ini mengatakan saat ini ada banyak titik ruas jalan poros di unit 4 menuju unit 8
yang rusak parah dan perlu perbaikan segera, namun yang paling parah itu jalan yang lobangnya sedalam satu meter lebarnya empat meter dan panjang delapan meter sehingga benar-benar tidak bisa dilewati.

“Baru di titik itulah jalan yang sudah di perbaiki warga secara swadaya dan dengan peralatan seadanya.masyarakat sampai sanggup membeli sendiri material batu dan tanah untuk timbunan jalan itu secara swadaya, ada juga bantuan dari pertamina karena Intinya merupakan bentuk rasa kecewa masyarakat yang sudah bosan menunggu janji-janji manis pemerintah daerah.”Sampainya.

Lanjutnya lagi, masyarakat sangat menyayangkan lambannya tindakan dari pemerintah dalam menyikapi permasalahan infrastruktur jalan ini,juga kepada anggota dewan yang berasal dari dapil sini kami juga menyayangkan sikap mereka yang lamban menanggapi permasalahan yang krusial dan sifatnya darurat.

“Kan katanya ada program GSL dan sudah dijanjikan kepada masyarakat, tapi setelah saya konfirmasi langsung ke beberapa warga dan menurut keterangan mereka, sudah sekitar sejak tahun 2020 kemarin hingga kini sudah habis bulan 8 ini, belum ada juga realisasinya, jadi memang sepertinya program GSL yang sangat dibutuhkan itu tidak disegerakan oleh mereka.” Papar Mabruri Darajad.

Ketua gerakan masyarakat peduli bahar (GEMPAR) ini juga menyinggung program GSL, dan menurutnya program yang bagus itu bukan hanya pada apa yang di programkan tapi juga pada efektivitas pelaksanaannya.

“GSL adalah program bagus, namun jika pelaksanaannya lambat… ya akan menjadi sebuah program yang tidak efektif.karena sebuah program itu bukan sekedar “sing penting ada program” namun percepatan alokasinya juga harus dipertimbangkan.agar masyarakat bisa benar-benar terbantu oleh manfaatnya program tersebut.” Singgungnya.

Dan menurut Dia, dalam program GSL tersebut ada beberapa poin yang menjadi PR bagi Pemkab dan DPRD kedepannya. yang utama persoalan yaang harus di selesaikan seperti
percepatan proses dan alokasi terhadap program-program yang sifatnya krusial dan darurat.selain itu Orientasikan tugas anda pada efektivitas manfaat terhadap masyarakat bukan hanya asal ada program.

(Wahid).